1. KUTAI TIMUR
  2. KOMUNITAS

Film dokumenter pelajar SMKN 1 Sangatta berhasil ‘curi’ perhatian juri Pekan Pemuda

“Mereka cukup kreatif dalam membuat film dokumenter atau film pendek dan hasilnya terbilang lumayan,” kata Munir.

Guru dan pelajar SMK Negeri 1 Sangatta Utara foto bersama usai memenangkan juara pertama lomba film dokumenter pada Pekan Pemuda . ©2016 Merdeka.com Reporter : Ardian Jonathan | Jum'at, 17 November 2017 14:57

Merdeka.com, Kutai Timur - Pekan Pemuda yang digelar pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutim beberapa waktu lalu, menggugah kreativitas para remaja dan pemuda. Salah satunya adala lomba mengenai pembuatan film dokumenter antar pelajar.

“Ternyata kalangan pelajar di Kutim tak kalah dengan di daerah lain. Mereka cukup kreatif dalam membuat film dokumenter atau film pendek dan hasilnya terbilang lumayan,” kata Ketua KNPI Kutim Munir Perdana.

Dari beberapa karya film pendek yang masuk ke panitia, salah satunya dari SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Negeri 1 Sangatta Utara. Para pelajar di sekolah kejuruan ini tak hanya mahir dalam prestasi akademik, namun juga ekstrakurikuler yang diajarkan para gurunya.

Terbukti ketika mengikuti lomba film dokumenter, berhasil menyabet sebagai juara pertama. Meski kegiatan broadcasting ini bukan merupakan pelajaran utama, namun justru memberikan peluang keterampilan bagi pelajar itu sendiri.

Anak-anak SMK Negeri 1 membuat sebuah film dokumenter yang berdasarkan kisah nyata itu bercerita tentang perjalanan sekelompok pemuda yang terlibat dalam kenakalan remaja. Seiring perjalanan waktu, para remaja ini kemudian sadar dan mencoba berbuat yang terbaik untuk bangsa ini.

Wakil Kepala SMKN 1 Sangatta Utara, Panji Ongko mengatakan film dokumenter yang dibuat sebagai bagian dari materi pelajaran kejuruan sekolah itu sekaligus memotivasi bagi para remaja dalam membangun bangsa dengan sebuah karya.

"Jadi bukan pergaulan bebas yang hanya akan merusak bangsa ini. Kita ingin anak-anak lebih kreatif dalam membuat karyanya sendiri,” kata Panji.

Dikatakan Panji, film dokumenter pada materi kejuruan sekolah tidaklah semata-mata untuk kegiatan ekonomi, tetapi juga memiliki peran sosial yang tinggi sebagai medium komunikasi. Komunikasi ini sebagai proses penyampaian ide, gagasan dan atau opini yang ditujukan kepada sejumlah sasaran.

"Kita bersyukur bisa meraih juara 1 dalam pekan pemuda knpi ini, semoga ke depan kita bisa menyajikan lebih banyak lagi keahlian-keahlian untuk para siswa di sekolah ini," ujar Panji.


(AJ/AJ)
  1. Pendidikan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA