1. KUTAI TIMUR
  2. KOMUNITAS

 Bupati apresisi prestasi yang diraih Bunda PAUD peroleh penghargaan nasional

“Ke depan harus lebih dipikirkan bagaimana mempersiapkan (kecerdasan karakter) anak-anak sejak dini,” kata Ismunandar.

Bunda PAUD Hj Encek UR Firgasih tengah berjilbab disambut hangat usai menerima penghargaan nasional di Tangerang belum lama ini. ©2016 Merdeka.com Reporter : Ardian Jonathan | Kamis, 30 November 2017 15:46

Merdeka.com, Kutai Timur - Keberhasilan Bunda PAUD (pendidikan anak usia dini) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Hj Encek UR Firgasih hingga meraih Anugerah PAUD Tingkat Nasional 2017, mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Ismunandar. Ismu yang turut menyaksikan langsung prosesi penganugerahan tertinggi bagi para Bunda PAUD di Tangerang, Banten, Senin (21/11) lalu merasa bangga karena apa yang telah dilakukan oleh Bunda PAUD bersama dukungan Pemkab Kutim menghasilkan penghargaan tingkat nasional.

“Selamat kepada Bunda PAUD Kutim karena memperoleh penghargaan tingkat nasional. Tentunya (prestasi) ini menjadi langkah awal untuk lebih memajukan PAUD di Kutim. Ke depan harus lebih dipikirkan bagaimana mempersiapkan (kecerdasan karakter) anak-anak sejak dini,” kata Ismunandar.

Ismu mengatakatan saat ini Kutim mulai ikut “berbicara” dalam mewujudkan generasi Indonesia emas, yang berarti jauh sebelumnya harus mempersiapkan PAUD. Guna mendukung hal tersebut, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait pengembangan PAUD. Terutama terkait program apa yang telah dilakukan. Selain itu sebagai bentuk apresiasi kepada para pihak yang mendukung PAUD, juga akan disusun rencana pemberian penghargaan kepada para pihak yang telah berjuang tanpa pamrih membesarkan PAUD. Terlepas dari itu, sesuai arahan Bunda PAUD Indonesia Ny Irina Joko Widodo, Pemkab Kutim bakal meningkatkan kesejahteraan para guru PAUD. Walau saat ini khusus untuk insentif guru PAUD formal jumlahnya sudah mencapai Rp 1,2 juta, sedangkan non formal Rp 411 ribu.

“Paling tidak nantinya (insentif guru PAUD) yang non formal bisa menjadi Rp 500 ribu. Berikutnya agar legalitas (PAUD) terjamin, semua lembaga dinotariskan, sehingga benar-benar legal dan tercatat,” harap Ismu lagi.

Orang nomor satu di Pemkab Kutim tersebut berharap kedepan PAUD bisa lebih baik lagi. Di Kutim saat ini sudah ada PAUD di 135 desa, juga termasuk beberapa desa persiapan. Dia menegaskan perhatian Pemkab kepada PAUD tidak akan berkurang, sebab kemajuan PAUD adalah bagian dari target dari pengembangan pendidikan di Kutim.

Sementara itu Bunda PAUD Kutim Ny Hj Rncek UR Firgasih usai menerima penghargaan mengaku sangat bangga sekaligus bahagia. Bersama 164 Bunda PAUD se Indonesia mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat. Firga, sapaan akrab Encek UR Firgasih mengaku, jika mengacu pada tema penganugerahan yakni “PAUD Berkualitas Universal Kunci Keberhasilan Masa Depan”, artinya pengembangan PAUD di Kutim saat ini sudah berkiblat pada dunia.

“Pencapaian target PAUD berkualitas universal akan terus dilakukan. Berkorelasi dengan program PAUD Indonesia yang bergerak mulai 2017 kedepan, demi pencapaian PAUD berkualitas,” sebut mantan Seskab Kutim ini.

Untuk itu, dia berharap ada peningkatan kerjasama antara semua pihak, gugus, Dinas Pendidikan, pengelola gugus dan PAUD, guru pusat dan daerah, TP PKK dan kecamatan serta desa guna merealisasikan hal tersebut. Selain itu agar terus terjadi peningkatan bidang PAUD, ia selaku Bunda PAUD akan terus membangun komunikasi dengan kepala daerah untuk meningkatkan perhatian dan anggaran PAUD. Walau sebenarnya Firga tidak menyangsikan perhatian Bupati Kutim terhadap pendidikan.

Program berjalan yang sudah berhasil dilaksanakan seperti peningkatan kesehatan melalui “GERIMIS” (gerakan minum susu) disekolah terus dilakukan. Sebab menurutnya jika anak tidak sehat bagaimana bisa mewujudkan PAUD berkualitas universal. Target lain yang akan dilakukannya yakni meningkatkan jumlah PAUD yang ada, kendati saat ini jumlahnya sudah lebih dari ideal, tentunya menyesuaikan jumlah anak yang ada.

“Karena sudah ada (PAUD) yang negeri 20 dan swasta 160. Alhamdulillah menjadi pencapaian hingga mendapat anugerah. Harapannya PAUD berkualitas universal Kutai Timur untuk dunia bisa terwujud,” Ismunandar.

Program ke depan yang bakal dilakukan oleh Bunda PAUD Kutim yaitu melanjutkan program peningkatan mutu dan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengajar di PAUD. Melalui seminar atau bekerjasama dengan lembaga pendidikan dan sebagainya.

(AJ/AJ)
  1. Pendidikan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA