1. KUTAI TIMUR
  2. KOMUNITAS

Lomba mancing dan perahu hias bisa jadi destinasi wisata di Bengalon

“Ke depan digarap dengan baik agar kegiatan seperti ini bisa menarik animo para mancing mania dan jadi agenda wisata tahunan,” kata Ismunandar.

Ratusan warga ikut lomba mancing di desa Muara Benggalon dan ini baka jadi agenda tahunan untuk menarik wisatawan bekunjung ke Kutim. ©2016 Merdeka.com Reporter : Ardian Jonathan | Minggu, 19 November 2017 06:22

Merdeka.com, Kutai Timur - Bupati Ismunandar membuka lomba mancing yang dirangkai dengan lomba perahu hias di Desa Muara Bengalon, Kecamatan Bengalon, Minggu 12/11 lalu. Sebanyak 689 peserta ikut memeriahkan lomba mancing garapan Dinas Kelautan dan Perikanan bekerjasama dengan Pemerintah Desa Muara Bengalon.

Lomba mancing dan perahu hias ini turut dihadiri Dandim 0909/Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren, Andi Zulkoyyim mewakili Danlanal Sangatta, Kadis Kelautan dan Perikanan Kutim Nur Ali, Camat Bengalon Ahmad, Kades Muara Bengalon Uskar serta Kapolsek Bengalon Ahmad.

Bupati Kutim Ismunandar mengatakan Pemkab Kutim akan terus berupaya mensosialisasikan program mancing mania dan perahu hias yang digelar Desa Muara Bengalon agar dapat lebih dikenal masyarakat luas termasuk melengkapi sarana pendukungnya.

“Semoga di tahun mendatang lomba mancing dan perahu hias ini lebih meriah lagi. Digarap dengan baik agar kegiatan seperti ini bisa menarik animo para mancing mania dan menjadi agenda wisata tahunan,” harap Ismunandar.

Dikatakan Ismunandar, tidak menutup kemungkinan lomba mancing dan perahu hias di desa Muara Bengalon ini menjadi destinasi wisata baru di Kutai Timur. Pihaknya meminta Dinas Pariwisata mengembangkan ini bekerjasama dengan instansi terkait lainnya, untuk dijadikan agenda wisata tahunan.

“Jika dijadikan agenda tahunan, dampak positif cukup banyak. Ekonomi kerakyatan akan terbantu dan berkembang. Kemudian Kutim semakin dikenal lantaran dengan kekayaan alam laut dan sungainya, bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara,” kata Ismunandar.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Nur Ali menyampaikan DKP Kutim mendukung lomba mancing yang digelar Desa Muara Bengalon. Ke depan diharapkan kegiatan seperti ini lebih profesional lagi dalam hal pelaksanaan sehingga lomba mancing ini bukan hanya di Muara Bengalon namun ada juga yang mancing sampai ke laut.

“Kelebihan dan kekurangan pada kegiatan ini pasti ada hal tersebut akan menjadi perhatian dari tim DKP agar kedepannya bisa lebih baik,” harap Nur Ali.   

Sedangkan Rudi Sopang Arham Koordinator lomba mancing mengatakan, lomba ini dibagi dua kategori yaitu umum dan lokal. Para mancing mania hanya diperbolehkan mengunakan satu pancing satu orang dan peserta yang mendaftar mencapai 689 orang.

“Lomba dimulai 13:30 hingga 16:30 wita lewat dari waktu yang disepakati dengan para peserta, ikan hasil pancingan tidak lagi di terima sementara ikan buntal, hiu, penyu, belut dan ikan pari tidak masuk nominasi” jelas Rudi Sopang Arham.

Juara lomba mancing untuk kategori warga lokal diraih Surkani sebagai juara I jenis ikan sembilang 0.765 ons berhak membawa hadiah utama sepeda motor. Juara II Ramlika berat 0.43 ons, Zainal Ma’ruf juara III 0.34 ons, juara IV Abidin 0.30 ons dan juara ke V Rustan 0.30 ons. Sementara kategori masyarakat umum juara I Rina 0.375 ons, Juara II Jepri Armada 0.340 ons dan Juara III Darto 0.250 ons sementara jenis ikan yang berhasil di pancing hanya otek dan sembilang.

(AJ/AJ)
  1. Wisata
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA