1. KUTAI TIMUR
  2. INFO KUTIM

Ribuan umat muslim ikuti peringatan Nuzulul Quran di Masjid Agung

“Sebagai muslim yang baik kita harus menjalankan pedoman hidup dalam Al-Quran,” kata Ismunandar.

Bupati Ismunandar memberikan sambutan saat peringatan Nuzulul Quran di masjid Agung yang dihadiri ribuan warga masyarakat dan pegawai. ©2016 Merdeka.com Reporter : Ardian Jonathan | Selasa, 13 Juni 2017 15:59

Merdeka.com, Kutai Timur - Peringatan Nuzulul Quran yang dilaksanakan di masjid Agung, kawasan Bukit Pelangi pada Senin (12/6) malam kemarin berlangsung sederhana, namun penuh makna. Kegiatan itu diikuti ribuan umat muslim kota Sangatta, sekaligus melaksanakan salat tarawih berjamaah.

Peringatan Nuzulul Quran yang bertepatan pada hari ke-17 Ramadan 1438 H yang digagas Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kutim bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), dihadiri Bupati Ismunandar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pegawai lingkup Pemkab Kutim maupun masyarakat.

Meski baru saja menghadiri acara buka puasa bersama dengan jajaran KAHMI (Korp alumni HMI), orang nomor satu di Kutim ini bersama Sekretaris Kabupaten (Seskab) Irawansyah langsung menuju ke masjid agung untuk mengadiri acara peringatan Nuzulul Quran.

Pada kesempatan itu, bupati mengajak kepada semua hadir dan masyarakat di Kutim untuk mengamalkan kitab Suci Al-Quran. “Sebagai muslim yang baik kita harus menjalankan pedoman hidup dalam Al-Quran,” kata Ismunandar.

Dia mengajak kepada umat muslim, untuk tetap menjalankan ibadah puasa dan mengamalkan isi kandungan Al-Quran dalam kehidupan keseharian. Selama puasa ini, hendaknya bisa memanfaatkan waktu untuk membaca Al-Quran setiap hari serta melaksanakan ibadah tarawih bersama-sama di masjid.

Sedangkan penceramah yang didatangkan panitia Letkol Solehuddin Siregar dari Balikpapan, menjelaskan tentang hikmah Al-Quran. Menurutnya, Al-Quran merupakan sebuah kitab yang lengkap dan sempurna serta keasliannya dijamin. Dia mengajak kepada hadiri dan masyarakat agar surat-surat dalam Al Quran dijadikan jembatan penyangga pedoman dalam menjalankan kehidupan.

“Manfaatkan smartphone sekarang tinggal mendownload aplikasi Al Quran digital dengan gratis. Seluruh umat islam langsung membaca lewat handphone memudahkan siapa saja mengaksesnya. Hanya niat ikhlas setiap hari membacanya,” jelas Solehuddin.

Dia mengajak kepada undangan yang hadir dan masyarakat untuk memberikan pendidikan katam Al Quran sejak usia dini melalui anak-anak. Jika rumah tangga mau hidup bahagia tambahnya, kuncinya satu, yakni bacalah Al Quran, hati akan tenang dan pikiran fokus.


(AJ/AJ)
  1. RELIGIUS
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA