1. KUTAI TIMUR
  2. PROFIL

Siap sukseskan Gerbang Desa Madu, rangkul stakeholder dan internal

“Sehingga pada saat turun ke lapangan tujuan (pembangunan) tersebut akan tercapai dengan lancar,” jelas Suwandi.

Suwandi (tengah berkacamata) dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan siap mensukseskan Gerbang Desa Madu, sesuai visi misi bupati Ismunandar dan wabup Kasmidi Bulang. ©2016 Merdeka.com Reporter : Ardian Jonathan | Kamis, 08 Juni 2017 11:37

Merdeka.com, Kutai Timur - Meski baru menjalani tugas di tempat yang baru, yakni sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Suwandi langsung mencanangkan program kerja nyata. Mantan Kabag Sosial ini menjelaskan untuk mempercepat program prioritas jangka pendek, dirinya beserta jajaran DPMD akan melakukan berbagai langkah.

Prioritas pertama melakukan konsolidasi ke dalam atau internal dinas dulu, sehingga semua komunikasi bisa berjalan baik. Terutama kepada para kepala Bidang dan linkup sekretariat serta staf yang ada.

“Komunikasi dengan seluruh staf perlu dilakukan termasuk di Sekretariat DPMD mengenai langkah serta strategi yang harus dilakukan, guna menyelesaikan program prioritas. Sehingga pada saat ke lapangan tujuan (pembangunan) tersebut akan tercapai,” jelas Suwandi yang pernah menjadi Camat Karangan dan Muara Bengkal.  

Program yang disiapkan tentunya guna mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) periode 2016-2021 di bawah kepemimpinan Bupati Ismunandar dan Wabup Kasmidi Bulang. Yaitu mensukseskan Gerakan Pembangunan Desa Mandiri Terpadu (Gebang Desa Madu) melalui program Desa Membangun.

Suwandi menambahkan pihaknya sesegera mungkin akan melakukan pemetaan potensi, pembinaan dan kerjasama lintas OPD di Kutim. Hal tersebut perlu dilakukan untuk meningkatkan sinergitas. Selanjutnya potensi desa juga harus dimanfaatkan guna mendukung peningkatan perekonomian masyarakat. Salah satunya pembentukan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebagai satu solusi nyata.

“Untuk mendukung program percepatan pemerintah agar pembangunan dapat dilaksanakan sacara fokus dan tuntas. Melalui potensi dan pembinaan Bumdes bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdangangan,” ujar Suwandi.  

Yang tak kalah penting adalah menggali dan memaksimalkan  potensi serta partisipasi masyarakat termasuk stakeholder lainnya. Karena masyarakat Kutim tidak semata-mata mengharapkan Anggaran Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD) dan alokasi untuk program Desa Membangun Rp 2-5 miliar. Artinya, keberadaan Bumdes akan menjadi jawaban perekonomian yang mandiri. DPMD bertugas memotivasi dan melakukan pendampingan pergerakan perekonomian masyarakat desa. Sehingga jika terjadi devisit penggunaan dana yang kecil bisa menghasilkan pekerjaan yang lebih maksimal.

Suwandi dilantik menjadi Kepala DPMD oleh Bupati Kutim Ismunandar pada 2 Juni 2017 lalu bersama beberapa pejabat lainnya. Suwandi bisa dikatakan pejabat yang paling lama bertugas di wilayah kecamatan di Kutim. Selain menjadi Camat, beberapa jabatan di kantor camat juga pernah dijalani seperti di Kacamatan Sangkulirang, pernah menjabat Kepala Urusan (Kaur) Pembangunan dan Pj Kepala seksi (Kasi) Pemerintahan Desa (PMD) serta Pengawas Lapangan Dinas Pekerjaan Umum. Di Kecamatan Sangatta Selatan menjadi Sekretaris Camat, di Kecamatan Sangatta Utara sebagai Kasi PMD. Selanjutnya sebagai Camat Karangan, Camat Muara Bengkal dan terakhir menjabat sebagai Kepala Bagian Sosial (Kabag Sosial) Sekretariat Kabupaten.
 
 

(AJ/AJ)
  1. Profil
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA