1. KUTAI TIMUR
  2. KOMUNITAS

Bupati serahkan sembako dan uang santunan kepada pasukan kuning

"Saya juga meminta kepada UPT Kebersihan untuk segera dijadwalkan buka puasa bersama di Pendopo Rumjab Bupati," pinta Ismunandar.

Bupati Ismunandar ketika menyerahkan bantuan paket sembako dan uang santunan kepada pasukan kuning didampingi Ketua Baznas Kutim Harun Rosyid . ©2016 Merdeka.com Reporter : Ardian Jonathan | Selasa, 13 Juni 2017 07:41

Merdeka.com, Kutai Timur - Guna meringankan beban kepada anggota pasukan kuning atau petugas kebersihan yang berada di naungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan bantuan sembako. Setidaknya ada 120 petugas kebersihan yang memperoleh ‘jatah’ sembako tersebut.

Penyerahannya dilakukan Bupati Kutim Ismunandar di kantro UPT Kebersihan, Senin (12/6) kemarin. Hadir pada acara itu Ketua Baznas Kutim Harun Rosyid, Ketua Pengadilan Agama Sangatta Drs Sinwani SH MH dan Kepala UPT Kebersihan Dinas LH Basuki Isnawan. Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan program paket bantuan dana segar lebih dari Rp 80 juta kepada pihak dinas terkait.

Selain bantuan paket sembako, petugas kebersihan itu juga menerima santunan uang tunai yang dikumpulkan melalui zakat dari Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lingkup Pemkab Kutim yang disalurkan melalui Baznas Kutim.

Pada kesempatan berdialog, Ismu, sapaan akrab Ismunandar, tak lupa menanyakan penerimaan gaji para petugas kebersihan selama ini. "Bagaimana dengan gaji setiap bulan? Apakah lancar menerimanya?," tanya Ismu kepada segenap petugas kebersihan, yang kemudian langsung dijawab bahwa selama ini sebenarnya penerimaan gaji rutin tidak  begitu lancar.

Menanggapi hal tersebut orang nomor satu di Pemkab Kutim ini menjelaskan bahwa Pemkab Kutim telah membahas gaji, honor dan insentif bagi pagawai teknis dalam rapat koordinasi. Intinya gaji karyawan teknis di lapangan yang bekerja langsung bersentuhan dengan masyarakat untuk segera dibayarkan. Karena ia mengaku khawatir ujung tombak pelayanan di Pemkab Kutim ini bakal mangkir dan bisa jadi setelah lebaran pelayanan akan ngadat. Namun demikian, Ismu tetap meyakinkan bahwa Pemkab Kutim melalui kebijakannya tetap mempedulikan nasib seluruh masyarakat, termasuk petugas kebersihan.

"Saya juga meminta kepada UPT Kebersihan untuk segera dijadwalkan buka puasa bersama di Pendopo Rumjab Bupati," pinta Ismu, sebagai bentuk perhatian sekaligus untuk meningkatkan silaturahim.

Seluruh petugas kebersihan mengaku sangat berterima kasih atas paket sembako dan uang santunan yang diserahkan. Kepada Bupati, petugas kebersihan meminta agar kendaraan operasional pengangkut sampah yang mengalami kerusakan dapat diperbaiki. Menanggapi hal ini, Bupati berjanji akan segera menindaklanjutinya.

Kepala UPT Kebersihan Dinas LH Basuki Isnawan berharap dengan adanya penyaluran bantuan sembako melalui Baznas Kutim dapat memotivasi para tenaga kebersihan.

"Apalagi pada bulan puasa seperti ini, sehingga petugas lebih khusyuk dalam menunaikan ibadahya sambil menjalankan tugas keseharian," terang Basuki, sapaan akrab Basuki Isnawan. Sebab, tanpa pasukan pahlawan kebersihan, maka kebersihan Kota Sangatta bisa jadi tidak akan terpelihara baik.

(AJ/AJ)
  1. BANSOS
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA