1. KUTAI TIMUR
  2. KOMUNITAS

BEM dan IKA STIE santuni anak yatim dan kaum duafa

“Bakti sosial antara lain berbagi takjil untuk sesama merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat,” kata Wiryadi.

Mahasiswa STIE Nusantara foto bersama dengan aparat kepolisian sebelum membagikan takjil kepada masyarakat pengguna jalan. ©2017 Merdeka.com Reporter : Ardian Jonathan | Senin, 19 Juni 2017 11:49

Merdeka.com, Kutai Timur - Kalangan civitas akademika juga memiliki kepedulian sosial yang cukup tinggi. Hal itu dibuktikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Ikatan Alumni (IKA) Sekolah Tinggi Ekonomi (STIE) Nusantara, Sangatta. Mulai dari mahasiswa, alumni dan dosen membagikan takjil dan santuan kepada kaum duafa serta anak yatim.

Bakti sosial tersebut mengusung tema “Ramadhan in Campus”. Kegiatan ini sebagai wujud dan kepedulian para mahasiswa dan civitas akademika, dengan menyerahkan santunan kepada kaum duafa dan 30 anak yatim dari Panti Asuhan Darul Khairat, Sangatta Utara. Kegiatan lantas dirangkai pula dengan acara buka puasa bersama.

“Bakti sosial antara lain berbagi takjil untuk sesama merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang ada di Kota Sangatta,” kata Ketua BEM STIE Nusantara Wiryadi Tamrin di Aula Kampus, tempat acara berlangsung, di jalan Yos Sudarso 1, Sangatta Utara.

Dia menjelaskan kegiatan ini baru pertama kali dilakukan oleh BEM dan IKA STIE Nusantara. Sebagai bentuk sikap peduli mahasiswa kepada masyarakat.
Ketua STIE Nusantara Sangatta, Amransyah mengapresiasi kegiatan anak didiknya. Bahkan dia berpesan agar dapat kedepan mahasiswa terus memahami pentingnya perilaku dan perbuatan yang baik terhadap sesama dalam kehidupan sehari-hari (akhlakul karimah). Islam telah mengajarkan pentingnya memiliki dan mengamalkan nilai pekerti yang luhur.

“Kegiatan ini telah sesuai dengan tema yang diusung pada ramadhan 1438 Hijriah yakni ‘Menghadirkan Cinta Ilahi, Rasa Persaudaraan dan Kepedulian Terhadap Sesama’,” jelasnya.

Walaupun pelaksanaannya sederhana namun pesan serta kesan ramadhan kali ini diharapkan lebih bermanfaat dari tahun sebelumnya. Menurutnya  Amransyah silaturahmi dan berkumpul bersama anak yatim piatu dan kaum duhafa juga merupakan pendidikan yang sangat berharga. Terkait tentang pentingnya sikap peduli terhadap sesama. Karena sikap peduli ini tentu akan berdampak baik dimasa yang akan datang.

“Silaturrahmi bersama mereka (kaum duafa dan anak yatim) merupakan pelajaran yang sangat berharga ini perlu di agendakan setiap tahun, guna membangun sikap peduli sesama anak bangsa,”. harap Amransyah.  

Selain buka puasa bersama berbagai lomba juga dilaksanakan seperti lomba tutorial hijab, cover lagu religi dan lomba menu buka puasa. Dimeriahkan syair habsyi dilanjutkan penyerahan santunan dan tausiah.

(AJ/AJ)
  1. Pendidikan
  2. RELIGIUS
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA