1. KUTAI TIMUR
  2. INFO KUTIM

Selangkah lagi, penerbangan perintis Sangatta-Balikpapan kembali dibuka

“Tinggal menunggu surat dari Kemenkeu, selainnya sudah tidak ada masalah, termasuk perizinan dari Kementerian Perhubungan,” kata Ikhsan.

Pesawat peristis seperti itu pernah memberikan layanan penerbangan dari Balikpapan-Sangatta dan sebaliknya, namun sempat macet dan kini bakal diaktifkan kembali setelah menunggu surat dari Kemenkeu.. ©2017 Merdeka.com Reporter : Ardian Jonathan | Kamis, 24 Agustus 2017 07:19

Merdeka.com, Kutai Timur - Penerbangan perintis rute Sangatta – Balikpapan dan sebaliknya yang pernah vakum beberapa bulan, ini bakal diaktifkan kembali. Sebab, penerbangan tersebut sangat ditunggu masyarakat, lantaran memperoleh subsidi dari pemerintah.

“Tinggal menunggu surat dari Kementerian Keuangan (Kemenkue). Selainnya sudah tidak ada masalah, termasuk perizinan dari Kementerian Perhubungan,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim Ikhsanuddin Syerpi.

Pernyataan itu diungkapkan Ihksan, ketika mengikuti rapat koordinasi yang dipimpin Seskab Irawansyah. Surat Kementerian Keuangan ini lantaran adanya keterkaitan dengan asset, sehingga harus dilampirkan. Jika semuanya sudah ada, penerbangan perintis bisa kembali dinikmati masyarakat Kutim yang akan bepergian ke luar kota melalui bandara Tanjung Bara, Sangatta.

Menurut mantan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutim ini program yang beberapa kali tertunda tersebut sudah tak ada masalah. Dengan kata lain permohonan sudah dilayangkan ke pemerintah pusat, dan saat ini menunggu untuk ditandatangani oleh pihak Kemenkeu.

“Dishub menunggu balasan segera dari Kementerian Keuangan, jika disetujui rute penerbangan siap mengudara kembali dan langsung dilaporkan ke Bupati Ismunandar. Pihak PT Kaltim Prima Coal (KPC) meminta surat resmi ini turun, agar izin terbang pesawat dilanjutkan,” kata Ikhsan sapaan akrabnya.

Menurut Kadishub, setelah proses sortir ini selesai, maka permohonan akan langsung ditandatangani. Karena area Bandara Tanjung Bara masuk dalam kawasan khusus milik PT KPC, yang merupakan area pinjam pakai pihak KPC dengan Negara. Ditambahkan Ikhsan jika penerbangan perintis ini dibuka lagi otomatis masyarakat bisa kembali menikmati penerbangan Sangatta menuju Balikpapan dan sebaliknya. Tentunya dengan harga yang terjangkau karena mendapatkan subsidi. Rute penerbangan komersil ini akan kembali dibuka setelah PT KPC dan Pemkab Kutim mendapatkan izin peminjaman aset negara oleh Kementrian Keuangan.

Untuk diketahui sebelumnya, Kepala Bidang Perhubungan Udara Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim, Chairuddin mengatakan permohonan izin PT KPC dan Pemkab Kutim mengenai izin peminjaman aset negara ini, sudah masuk di Sekretaris Jendral (Sekjen) Kemenkeu. Namun masih ditelaah oleh Staf Ahli Sekjen Kemenkeu.


(AJ/AJ)
  1. Infrastruktur
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA