1. KUTAI TIMUR
  2. INFO KUTIM

Bupati Ismunandar bangga bisa panen padi dan singkong gajah di Kaubun

“Saya minta kepada perusahaan di sekitarnya dan Kutim umumnya, prioritaskan membeli hasil produksi tanaman masyarakat setempat,” kata Ismunandar.

Bupati Ismunandar, Wakil Ketua DPRD Hj Encek UR Firgasih, Camat Kaubun M Amin dan sejumlah pejabat dan petani, saat panen padi di desa Kadungan Jaya, kecamatan Kaubun, Kutai Timur. ©2016 Merdeka.com Reporter : Ardian Jonathan | Selasa, 05 September 2017 05:49

Merdeka.com, Kutai Timur - Masyarakat kecamatan desa Kadungan Jaya, Kaubun boleh diacungi jempol lantaran usaha untuk menciptakan swasembada pangan terus dilakukan. Salah satunya dengan menanam padi dan singkong gajah dan telah berhasil sukses.

Hasil tanaman padi masyarakat itu, disaksikan langsung Bupati Kutim Ismunandar yang ikut memanen padi warga bersama istri Hj Encek UR Firgasih yang juga Wakil Ketua DPRD Kutim tersebut. Turut panen itu adalah Wakapolres Kutim Kompol Donny Sardo Lumbe serta sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat Kaubun Muhammad Amin serta unsure Muspika setempat.

Pada kesempatan itu, Bupati Ismunandar mengaku bangga kepada masyarakat khusunya petani setempat yang terus tak ada hentinya meningkatkan produksi pertanian dan tanaman pangan. Selain menanam padi, kini bertambah dengan menanam singkong gajah yang juga berhasil dengan baik.

Apabila masyarakat sudah menanam dan berhasil seperti ini, diharapkan Kutim ke depan bisa swasembada pangan sendiri. Sehingga tak perlu pasokan beras atau pangan dari luar Kutim, karena produk lokal sudah mampu mencukupi memenuhi kebutuhan masyarakat Kutim sendiri.

“Saya minta kepada perusahaan yang ada sekitarnya dan Kutim umumnya, prioritaskan membeli hasil produksi tanaman masyarakat setempat. Sehingga hasil pertanian warga tidak dijual ke luar, namun bisa ditampung di perusahaan-perusahaan,” pinta orang nomor satu di Kutim ini.

Mengenai produksi singkong gajah yang sudah berhasil, baik di kecamatan Rantau Pulung maupun Kaubun Ismunandar optimis akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani. Sebab, menanam singkong gajah memberikan nilai tambah tersendiri bagi masyarakat, lantaran pemasarannya tidak ada kendala.

Mantan Seskab Kutim ini mengaku sudah ada investor yang siap menampung hasil produksi singkong gajah ini, sehingga masyarakat tak perlu khawatir mengenai pemasarannya. Dia sudah menghubungi investor untuk bekerjasama dalam hal menampung produksi singkong gajah ini.

“Alhamdulillah investor siap membelinya. Saya sudah membicarakan hal ini kepada pengusaha dan siap menampung hasil produksi singkong gajah dari Kutim,” kata Ismunandar di hadapan ratusan warga Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) desa Kadungan Jaya.

Mendengar penjelasan mantan Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kutim ini, para petani merasa bangga. Hasil pertanian dan kebun singkongnya diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi keluarga dan masyarakat setempat, sehingga kesejahteraannya bisa lebih meningkat lagi.

(AJ/AJ)
  1. Pertanian
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA