1. KUTAI TIMUR
  2. LAPAK

Berburu takjil untuk buka puasa di Town Hall cukup menyenangkan

“Ramadhan jadi momen istimewa untuk berjualan takjil karena menambah penghasilan guna membantu memenuhi kebutuhan lebaran,” kata Ana.

Pasar Ramadhan di kawasan Twon Hall, Swarga Bara ini cukup ramai dikunjungi masyarakat jika sore hari, karena dekat pemukiman. ©2016 Merdeka.com Reporter : Ardian Jonathan | Minggu, 11 Juni 2017 08:05

Merdeka.com, Kutai Timur - Sejak awal bulan suci Ramadhan lalu, banyak pasar dadakan yang cukup ramai. Sebagian masyarakat banyak yang berburu takjil untuk berbuka puasa bersama keluarga di rumah. Sejumlah lokasi jadi pasar Ramadhan dan menjajakan berbagai macam kue.

Salah satunya di kawasan Town Hall, Swarga Bara yang banyak diburu masyarakat sekitarnya untuk membeli takjil atau makanan ringan untuk berbuka puasa. Ada sekitar 20 stand yan dibuka, khusus menjajakan panganan basah maupun kering yang siap disantap, jika adzan magrib sudah dikumandangkan di masjid-masjid atau musholla.

Warga yang sebagian besar tinggal di kawasan Bukit dan Lembah desa Swarga Bara, tak sulit untuk mencari takjil di Twon Hall. Selain dekat juga tak susah untuk memasak sendiri di rumah, bahkan bisa ngabuburit bersama teman-teman atau keluarga di kawasan tersebut sambil berbelanja takjil.

Banyak pilihan jajanan yang djual. Mulai kue tradisional yang basah atau  kering, lauk pauk, sayur, kolak, minuman dingin seperti es campur, gorengan, hingga makanan andalan berbuka seperti buah kurma.

Lapak dengan tenda kerucut sebanyak 20 stan sengaja dibuat khusus untuk pasar Ramadan. Lokasi ini buka mulai pukul 17.00 sudah banyak dijejali pembeli. Selain menjadi pusat kuliner tiap Ramadan, di sini juga menjadi lokasi favorit untuk menghabiskan waktu menunggu buka puasa tiba.

Salah seorang pedagang takjil, Ana, mengaku hampir tiap tahun turut serta menjajakan dagangannya di sini. Dibantu anaknya, dirinya sudah berjualan di Pasar Ramadan Town Hall Swarga Bara sudah lima tahun dan tak pernah absen.

"Sudah setiap tahun mas saya berjualan di sini. Sebab Ramadhan menjadi momen istimewa untuk berjualan takjil karena menambah penghasilan guna  membantu memenuhi kebutuhan lebaran,” kata Ana yang dibantu anaknya saat berjualan.

Sedangkan Endah, salah seorang pengunjung mengaku sangat terbantu dengan keberadaan pasar Ramadhan Swarga Bara ini. Dia menyebut makanan dan minuman yang dijajakan cukup lengkap. Sehingga ia tak perlu susah-susah membuat makanan sendiri. Karena semua sudah tersedia di pasar ramadhan. Selain harganya relatif murah, rasanya lezat. Ia mengaku hampir tiap tahun berburu kuliner di pasar Ramadan ini.

"Tiap Ramadan kalau mau cari bukaan ya ke sini sama suami. Tidak perlu jauh-jauh, karena di Twon Hall lebih dekat," jelas Endah.


(AJ/AJ)
  1. Ekonomi
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA