1. KUTAI TIMUR
  2. INFO KUTIM

Ratusan tenaga honorer kecamatan memperoleh SK TK2D

“Kini ada kepastian setelah menerima SK yang diterbitkan Pemkab Kutim dengan status Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D),” kata Ismunandar.

Bupati Ismunandar menyerahkan SK TK2D kepada camat Rantau Pulung Mulyono, untuk diteruskan kepada yang bersangkutan, bersamaan acara halal bi halal. ©2017 Merdeka.com Reporter : Ardian Jonathan | Minggu, 16 Juli 2017 12:35

Merdeka.com, Kutai Timur - Ini merupakan kabar gembira bagi tenaga honorer yang awalnya hanya memperoleh SK lokal, seperti kepala Sekolah, kepala Puskesmas dan sebagainya. Ratusan tenaga honorer tersebut, kini naik statusnya menjadi TK2D dan memperoleh SK dari bupati Kutim.

Ketika melakukan safari syawal ke sejumlah daerah, antara lain kecamatan Sangkulirang dan Rantau Pulung, bupati Kutim Ismunandar menyerahkan Surat Keputusan (SK) bagi tenaga honorer. Penyerahan SK tersebut sebagai salah satu bukti keseriusan pemerintah memperhatikan tenaga honorer di bidangnya masing-masing.

“Jika semula berstatus sebagai tenaga honorer, kini bisa lega dan ada kepastian setelah menerima SK yang diterbitkan Pemkab Kutim dengan status Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D),” kata Ismunandar.

SK itu diserahkan secara simbolis kepada camat Rantau Pulung dan camat Sangkulirang di tempat yang berbeda. Saat penyerahan SK, bupati didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Zainudin Aspan. Kegiatan ini, sekaligus dirangkai acara safari syawal atau halal bi halal antara pemerintah kabupaten dengan masyarakat.

Di kecamatan Rantau Pulung, sebanyak 50 SK yang diserahkan kepada camat Mulyono. Sedangkan di kecamatan Sangkulirang sebanyak 119 SK diserahkan kepada camat setempat Tajuddin.

"Ini merupakan kejelasan status bagi honorer yang SK-nya hanya dari Kepala Sekolah, Kepala Pusban, yang masih sering ditemukan seperti di Desa Sempayau, Pelawan serta Susuk," terang Ismunandar

Bupati Ismunandar mengatakan tenaga honorer di kecamatan tidak jarang melakukan pekerjaan layaknya PNS bahkan lebih rajin. Untuk itu peningkatan status ini menjadi salah satu bentuk perhatian Pemkab kepada honorer di kecamatan. Bahkan jika ada yang masih tertinggal tidak terangkat sebagai TK2D, Ismu meminta untuk segera melaporkan.

“Kalau ada yang tertinggal seperti di Pusban (Puskesmas Pembantu) akibat kurang mendapat informasi segera laporkan ke pak Camat, akan kita masukkan di susulan," terangnya.

Hadir pada acara itu antara lain, Wakil Bupati Kasmidi Bulang beserta istri Ny Tirah Satriani, Wakil Ketua II DPRD Kutim Encek UR Firgasih, Sekretaris Kabupaten Irawansyah, serta sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) di lingkup Pemkab Kutim.


(AJ/AJ)
  1. Pemerintahan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA