1. KUTAI TIMUR
  2. INFO KUTIM

Ketika Habib dan Encek berdiskusi dampak penyalahgunaan narkoba

"Saya sebagai Wakil Ketua DPRD beserta Bupati ingin mejadikan Kabupaten Kutim beriman, bersih dari narkoba, miras dan kemaksiatan,” kata Encek.

Hj Encek dan Habib Ahmad Al Habsyi bersama istrinya terlibat diskusi yang membahas tentang bahaya narkoba dan miras yang melanda generasi muda sekarang ini, guna mencari jalan keluar yang Islami. ©2016 Merdeka.com Reporter : Ardian Jonathan | Senin, 19 Desember 2016 12:05

Merdeka.com, Kutai Timur - Di tengah-tengah istrirahat malam usai menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kecamatan Karangan, istri bupati Hj Encek UR Firgasih sempat berdiskusi dengan ustadz Habib Ahmad Al-Habsyi dan istri di sebuah hotel di Sangkulirang. Perbincangan yang dibahas mengenai penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda dan perbuatan maksiat lainnya yang sedang merajalela di negeri ini.

Bunda Encek mengaku sangat prihatin terhadap perkembangan generasi muda saat ini yang terdampak narkoba hingga miras. Sehingga diperlukan upaya konkrit untuk menanggulanginya secara bersama-sama.

“Karena rusaknya atau menurunnya moral, merupakan salah satu dampak negatif seperti penyalahgunaan narkoba, miras dan bentuk kemaksiatan lainnya," kata bunda PAUD Kutim ini saat berbincang hangat dengan Habib Ahmad Al Habsyi berserta isteri, saat rehat sambil makan malam bareng.

Wakil Ketua DPRD Kutim ini berharap ada saran dan masukan dari  ustadz Habib Ahmad Al Habsyi. Sehingga nantinya menjadi pembenahan keimanan dan ketaqwaan, terutama bagi generasi penerus bangsa maupun masyarakat yang beragama muslim lainnya. Dia menyebut bahwa upaya penyelamatan segenap bangsa tentunya juga membutuhkan masukan, kritik, saran, nasehat. Mulai dari tokoh agama, ustadz atau penceramah, tokoh masyarakat, tokoh adat untuk bersama pemerintah saling bergandengan tangan dalam penyelamatan bangsa. Upaya perang terhadap narkoba, miras, kemaksiatan bak gayung bersambut sangat didukung oleh suami tercinta yang tak lain Bupati Kutim. Melalui komitmen tidak memberikan izin penjualan miras serta penutupan tempat hiburan malam yang berbau kemaksiatan.

"Selama saya menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kutim beserta suami Bupati ingin mejadikan Kabupaten Kutim beriman, bersih dari narkoba, miras dan kemaksiatan. Seperti penertiban dan pelaksanaan penutupan lokalisasi yang sudah terealisasi," tegas Firgasih.

Ketegas pasangan suami istri Ismunandar-Encek UR Firgasih yang menabuh genderang perang terhadap narkoba, miras, lokalisasi, THM berbau kemaksiatan mendapat respon positif dan didukung penuh ustadz Habib Ahmad Al Habsyi.

"Saya sangat setuju sekali dengan keputusan tegas pak bupati yang tidak memberikan izin terhadap peredaran miras, perang narkoba serta kemaksiatan," ujar Habib Al Habsyi.

Habib Al Habsyi menjelaskan suatu saat pemimpin akan dimintai pertanggung jawabannya di hadapan Allah SWT. Untuk itu, katanya, pemimpin jangan sampai salah memutuskan sesuatu. Apalagi sampai memberikan izin miras, memberikan izin tempat bagi kemaksiatan, suatu saat bisa saja Allah SWT murka dan menurunkan bala bencana.

(AJ/AJ)
  1. Info Kutai Timur
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA