1. KUTAI TIMUR
  2. SENI BUDAYA

Tarian massal dan gemu famire ramaikan HUT RI, bupati dan wabup pun ikut berjoget

“Kita sangat bersyukur karena anak-anak bisa tampil maksimal hari ini, walaupun sedikit gerimis,” kata Akhmadi.

Tarian massal yang melibatkan sekitar 250 siswa SMP dan SMA ini, ikut meramaikan peringatan HU ke-72 RI di Kutai Timur hingga lebih semarak. ©2017 Merdeka.com Reporter : Ardian Jonathan | Jum'at, 18 Agustus 2017 07:37

Merdeka.com, Kutai Timur - Suasana peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Kutai Timur yang dipusatkan di halaman kantor bupati, kawasan Bukit Pelangi, Kamis (17/8) kemarin tampak berbeda. Usai apel, diramaikan tarian missal dang gemu famire dari jajaran Polres Kutim.

Yang membuat ramai suasana di lapangan, bupati Kutim Ismunandar dan istri Hj Encek UR Firgasih dan Wabup Kasmidi Bulang dan istri Ny Tirah Satriani serta unsure FKPD turun ke lapangan ikut berjoget ria. Bahkan sejumlah tamu undangan di atas panggung juga ikut menari, lantaran lantunan musik cukup menggairahkan dan memberikan semangat membara.

Untuk tarian missal yang melibatkan sekitar 150 pelajar, terdiri gabungan pelajar SMP dan SMA 2 Sangatta Utara, memberikan decak kagum peserta upacara dan tamu undangan. Sebelum upacara detik-detik Proklamasi berlangsung, tarian missal ini mengisi acara di tengah lapangan.

Tarian dengan tajuk nusantara ini, menggambarkan kokohnya akar persatuan dan kesatuan bangsa dalam mengisi kemerdekaan dengan semangat kerja bersama. Penampilan tarian kolosal ini  terlaksana berkat kerjasama Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim di bawah penasehat bunda Hj Encek UR Firgasih. Dengan pembina Kepala Disdik Akhmadi Baharuddin, penanggung jawab Sekretaris Disdik Roma Malau serta koordinator Ical. Tarian itu disutradarai Rubito, koreografer Supartini, Yolan Fitri serta Ariani.

Menurut Kadisdik Akhmadi Baharuddin, pihaknya merasa bangga karena pada perayaan HUT RI ke 72 ini, dinas yang dipimpinnya bisa berpartisipasi untuk memeriahkan rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati dan disaksikan oleh masyarakat luas.

“Tarian massa ini telah dipersiapkan sejak beberapa waktu lalu. Kita sangat bersyukur karena anak-anak bisa tampil maksimal hari ini, walaupun sedikit gerimis,” ujar mantan Kadisbun Kutim ini.

Para penari tampil dengan mengenakan pakaian adat berbagai suku di nusantara. Dengan formasi yang indah, para siswa yang tampil energik membawa bendera serta baliho bertuliskan “Dirgahayu Republik Indonesia yang ke 71” di akhir penampilan.

Tarian massal ini menurut Akhmadi adalah salah satu wujud partispasi para pelajar dalam mengisi dan memeriahkan HUT ke72 RI tahun ini. Tarian massal ini menjadi pembuka rangkaian upacara memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Kutim.

Selain tarian massal, peringatan HUT ke 72 RI di Kutim juga dimeriahkan dengan goyang Gemu Famire oleh ratusan anggota Polres Kutim bersama  ibu-ibu Bhayangkari binaan Kapolres Kutim  AKBP Rino Eko SIK. Karena tarian ini memang sangat familiar dan serasa mengajak untuk bergoyang, maka tak heran jika Bupati Ismunandar beserta Isteri Ny Ence UR Firgasih, Wabup Kasmidi Bulang dan Isteri Ny Tirah Satriani, Ketua DPRD Kutim Mahyunadi beserta Isteri Ny Masriyati, unsur FKPD, serta pejabat lingkup Pemkab Kutim turun ke lapangan berjoget bersama.


 

(AJ/AJ)
  1. Seni dan Budaya
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA