1. KUTAI TIMUR
  2. INFO KUTIM

Retribusi Pasar Induk Sangatta ditarget Rp 1 miliar

“Sampai akhir tahun retribusi PIS diprediksi bisa mencapai Rp 1 miliar,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Irawansyah.

Bupati Ismunandar dan Wabup Kasmidi Bulang ketika membuka doorprise di Pasar Induk Sangatta (PIS). ©2016 Merdeka.com Reporter : Ardian Jonathan | Sabtu, 13 Agustus 2016 16:19

Merdeka.com, Kutai Timur - Defisit anggaran yang terus berlanjut membuat Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus berupaya menggali berbagai potensi pendapatan asli daerah (PAD). Satu diantaranya melalui penarikan retribusi pasar. Hingga Agustus 2016 ini Pasar Induk Sangatta (PIS) sudah berhasil menarik retribusi hingga mencapai Rp 800 juta.

“Hingga Desember (2016) diprediksi bisa mencapai Rp 1 miliar,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Irawansyah pada acara pembagian door prize di halaman PIS, Rabu (10/08) lalu.

Mendengar hal itu, Bupati Kutim Ismunandar mengaku senang. Dia berharap tingginya potensi penerimaaan retribusi pasar ini bisa ditingkatkan lagi. Bukan hanya di PIS tetapi juga seluruh potensi pasar di Kutim.

”Kita kelola dengan lebih baik, agar terlihat bersih nyaman bagi pedagang dan pembeli. Juga dengan menyediakan ‘door prize’ agar masyarakat tertarik berbelanja  di PIS. Dengan demikian potensi (retribusi) yang ditarik bisa lebih besar lagi,” ujar Ismunandar dihadapan ratusan undangan.

Bupati menyarankan agar penataan PIS terus diperbaiki. Mulai dari renovasi bangunan induk, relokasi pedagang daging dan ikan. Kemudian relokasi pedagang kuliner keluar bangunan induk. Pengadaan sarana angkutan umum yang mempermudah akses menuju PIS yang sudah ada. Berbagai kemudahan tersebut diharapkan terus menarik minat pembeli untuk datang ke PIS.

Menurut Ismu, Pemkab akan terus berupaya mengembangkan PIS menjadi sentra perdagangan yang representatif di Kutim layaknya sebuah pasar tradisional modern. Bangunan yang di dalam area PIS akan jadikan pusat souvenir dan tekstil.

“Saya yakin PIS bisa diperebutkan oleh para pedagang yang mau berjualan,” kata Ismu yakin.

Secara terpisah Wakil Bupati Kasmidi Bulang mengatakan, tahun ini Pemkab Kutim akan membangun pasar di tiga kecamatan yakni Rantau Pulung, Muara Bengkal dan Muara Wahau.

”Prosesnya sudah lelang, tinggal pekerjaan fisiknya saja. Dengan begitu masyarakat semakin mudah memasarkan hasil pertaniannya. Saya juga telah menandatangani dana bantuan pasar yang bersumber dari APBN sebesar Rp 10 miliar, rencananya untuk kecamatan Teluk Pandan pada 2017 nanti,” jelas Kasmidi.
   

(AJ/AJ)
  1. Info Kutai Timur
  2. Ekonomi
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA